Minggu, 27 Januari 2008

Selamat Jalan HM Suharto

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un...

Kemaren tepatnya hari Minggu, 27 January 2008 tepat pukul 13.10 mantan orang nomor satu Indonesia HM Muhammad Suharto menyerah pada sang pemberi Hidup diusianya 86th
setelah 24 hari dirawat di RSPP sejak 4 January 2008 akibat penyakit yang berakibat gannguan hampir disemua fungsi organnya.
Tangis haru mewarnai kepergiannya baik dari keluarga, pejabat negara, mantan pejabat hingga rakyat indonesia...
Bagaimana tidak 32 tahun bukan waktu yang sedikit untuk menjadi pimpinan yang dekat dihati rakyat, yang berhasil membawa indonesia berswasembada pangan hingga kemajuan di bidang pembangunan yang sangat pesat..Walaupun di akhir jabatannnya dia harus diturunkan paksa oleh kaum reformis atas segala upayanya menjadi diktator negeri ini dan membuat utang luar negeri bangsa semakin melambung...dan menjegal siapapun yang menjadi oposisinya,,

Lagi-lagi bagaimanapun jasa beliau dimasa penjajahan berperan menjadi tolok punggung perlawanan kepada Penjajah, pembebasan irian barat ds...dsb...

Sebagai rakyat biasa, aku cuma bisa mendoakan semoga Arwahnya diterima disisi Allah SWT, diterima amal ibadahnya dan dimaafkan semua dosa yang pernah dibuatnya.

Amien-amien ya rabbal alamin

Senin, 21 Januari 2008

Arisan oey...

Kemaren 20 January 2008 hari minggu yang sangat cerah...
Saat kita2 seangkatan sepakat ngadain arisan di tempat salah satu temn kita PANE di camar 22 bintaro jaya sektor 3...
kami yang dikarbela berbondong2 janjian saling tunggu by kopaja en dilanjutin angkot 08 ke bintaro bener2 panassssssssss...
tapi seneng banget bisa ngumpul bareng, foto2, makan2 en senang2 apalagi sebagian temen bawa pasangan makin ramelah rumah Pane yang untungnya lumaya besar
apalagi ada temenku uthie ma venty yang ultah makin kenyanglah perut dengan tambahan kue tart yang lezat.
tapi di akhir acara ada kejadian nyebelin..
aku harus plg lebih dulu dikarenakan kesalahpahaman orang terkasihku..
ya gpplah acara dah kelar en bulan february mendatang giliran rumah venty yg kebagian buat ditempati..
tapi bulan itu penuh cinta dan bulan dimana 26 tahun lalu aku dilahirkan
semoga menjadi sweet february yang bener2 penuh cinta
Amien

Kamis, 17 Januari 2008

Share laporan

Materi pelatihan "Quantitative and Sampling research"
Secara garis besar penelitian dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar yaitu :
- Qualitative research
Penelitian dengan menggunakan data-data kualitatif yang tidak dikuatifikasikan kedalam numerik
Contoh : in depth interview, focus group discussion
- Quantitative research
Penelitian dengan menggunakan data-data kuantitatif (numerik) ataupun data kualitatif yang dikuantifikasikan
Paparan I --> Populasi dan sampling
- Populasi adalah keseluruhan elemen, manusia, kejadian, benda atau unsur yang akan dijadikan suatu ojek penelitian
- Sampel adalah sebagian dari populasi yang dianggap bisa mewakili karakteristik dari populasinya
- Adapun target populasi sendiri dibagi menjadi 2 bagian yakni :
1. Finite (real) --> Pupulasi yang jumlahnya bisa diketahui secara pasti
Misal : Jumlah penduduk Depok 2007
2. Infinite (Purely conceptual/hypothetical) --> Tidak secara pasti diketahui
Misal : Jumlah pengguna jalan HR. Rasuna Said Jakarta Selatan
- Alasan penggunaan sampel
a. Jumlah populasi yang sangat besar atau bahkan tidak diketahui jumlahnya secara pasti
b. Keterbatasan waktu, biaya dan SDM dalam penelitian
c. Untuk meningkatkan kualitas data
- Syarat sebuah sampel dikatakan representatif al :
a. Sampel harus mewakili karakteristik populasinya
b. Jumlah sampel cukup (mewakili jumlah populasinya)
c. Disain/teknik Pengambilan sampel dilakukan secara acak/random disesuaikan dengan kebutuhan penelitian
d. Mampu meminimalisasi atau mengontrol kesalahan sistematik
- Teknik penarikan contoh/sampel
A. Probability sampling
1. Simple random sampling
2. Stratified random sampling
3. Systematic random sampling
4. Cluster or multistage sampling
B. Nonprobability sampling
1. Convenience/opportunity/accidental sampling
2. Purposive/judgemental sampling
3. Quota sampling
4. Snowball sampling
Menentukan ukuran sampel untuk “probability sampling”
Seperti diketahui aturan umum :
- The larger the sample, the smaller the sampling error
- Larger samples cost more

Paparan II --> Skala dan Ukuran
- Pengukuran adalah sebuah proses menentukan penomoran atau pelabelan pada sebuah objek, manusia, negara atau kegiatan tertentu sesuai dengan peraturan tertentu untuk merepresentasikan kuantitas dan kualitas atribut
- Jadi kita tidak mengukur secara khusus objeknya, manusia, dsb akan tetapi mengukur atribut (sifat) atau karakteristik (feature) yang menyertainya.
- Proses Pengukuran
1. Menentukan konsep pengukuran
2. Menentukan karakteristik dari konsep yang ada
3. Memilih skala pengukuran (data type)
4. Membangkitkan item pertanyaan
5. Menyusun dan mendesain kuisioner
6. Mengadakan test pendahuluan dan perbaikan
- Skala pengukuran
- Nominal --> Tingkatan data yang paling rendah, berupa klasifikasi, tidak bisa dijumlahkan dan tidak menunjukkan tingkatan
contoh : laki-laki diberi kode 1, wanita diberi kode 2 dst
- Ordinal --> Skala data yang menunjukkan adanya kategori tingkatan atau rangking
contoh : tinggi diberi kode 1, sedang diberi kode 2, dan rendah diberi kode 3
- Interval --> Skala pengukuran yang diperoleh dengan cara pengukuran dan berada dalam selang tertentu
contoh : 0-100 derajat celcius dalam suhu
- Ratio --> Data yang diperoleh dengan pengukuran, bisa dilakukan operasi matematika dan tidak ada kategorisasi
contoh : jumlah buku, banyaknya sepatu yang dimiliki, dll

- Validitas dan reliabilitas dalam sebuah penelitian (kusioner)
Validitas --> Tingkat ketepatan/presisi/akurasinya tinggi yaitu dengan meminimalisasi bias baik yang berasal dari systematic error dan random error
- Reliabilitas --> Mampu diandalkan/konsisten dari waktu kewaktu dalam kondisi yang sama

Sesi tanya jawab dan pembahasan
Tanya : Bagaimana menentukan sampling jika objek penelitian kita adalah kabupaten di Indonesia dengan kriteria yang sangat spesifik (dimana fasilitas dari masing-masing objek penelitian itu berbeda)
Jawab : Jika objek yang diteliti bukan merupakan karakteristik dari sebuah populasi yang benar dalam hal ini hanya beberapa kabupaten dengan spesifikasi berbeda satu sama lain maka teknik yang dilakukan bukan teknik penarikan sampel akan tetapi lebih kepada dept interview atau FGD untuk kemudian dituangkan dalam paparan

Tanya : Apakah ada dasar statistik yang menyebutkan ukuran sampel minimal adalah 30 atau 40 responden
Jawab : Sebenarnya tidak ada pendapat yang benar atau salah dalam hal penentuan jumlah sampel sebuah penelitian. Teori yang ada menyebutkan bahwa semakin banyak jumlah sampel (semakin mendekati jumlah populasinya) maka penelitian tersebut pasti akan semakin valid/presisi tinggi

Tanya : Bagaimana generalisasi berlaku dalam sebuah penelitian/survey
Jawab : Generalisasi terjadi jika dalam sebuah populasi homogen maka pengambilan sampel secara acak diasumsikan telah mewakili parameter yang ingin diukur (generalisasi)

Tanya : Apakah jumlah skala pengukuran ganjil bisa dikategorikan sebagai systematic error jika tidak apa sebenarnya systematic error tersebut?
Jawab : Bukan. Karena sebenarnya systematic error lebih kepada adanya kesalahan alat ukur misalnya : pembuatan butir pertanyaan dalam kuisioner yang tidak mendukung parameter yang diukur akhirnya akan terjadi kesalahan secara sistematik.
Sedangkan adanya skala pengukuran ganjil di Indonesia memang menjadi polemik karena ada kecenderungan masyarakat tidak mau “pusing” memilih dan berkonsentarsi di area aman (tengah)

Tanya : Bagaimana pelaksanaan teknis survey dengan tabel bilangan acak?
Jawab : Jika randomisasi yang dilakukan menggunakan tabel bilangan acak ada banyak hal yang dilakukan misalnya dengan memilih secara mendatar, horizontal dsb. Atau bisa juga dilakukan dengan bantuan 1 dadu, 2 dadu dst

Tanya : Apakah hasil polling Kompas dengan responden yang memiliki telepon dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah?dimana tidak ada informasi metode pengambilan sampel responden dilakukan?
Jawab : Sekali lagi benar tidaknya sebuah survei dalam hal ini polling tergantung masyarakat pembacanya. Dalam level mana pembaca memepercayai adanya polling yang dibuat sepanjang polling tersebut dilakukan sesuai aturan ilmiah yang ada

Tanya : Apakah dalam pengujian reliabilitas dan validitas setiap butir pertanyaan harus berkorelasi kuat?bagaimana cara mengatasinya jika tidak demikian?
Jawab : Ya, untuk mengetahui apakah sebuah butir pertanyaan mendukung parameter yang diteliti maka diperlukan sebuah ukuran keeratan antara variabel-variabel kuisioner. Jika korelasi lemah maka diperlukan refine pertanyaan (alpha cronbach = diatas 0.6)

Tanya : Bagamana mengatasi data missing? Jika jumlahnya besar?
Jawab : Jika jumlahnya besar maka bisa dipastikan penelitian yang dilakukan salah. Kurang pemantauan dalam pengisian kuisioner atau pemilihan bahasa yang tidak user friendly. Jika jumlahnya sedikit (5%) maka bisa dilakukan penarikan rata-rata dari missing value tersebut.

Saran
Untuk pelaksanaan training/pelatihan selanjutnya akan lebih baik jika diberikan juga pelatihan teknis pembuatan kuisioner sederhana dimulai dari penentuan tujuan penelitian, ruang lingkup populasi, teknik pengambilan sampel, teknik pembuatan kuisioner dan pengujian yang dilakukan seperti validitas dan reliabilitas bahkan hingga pengolahan datanya melalui software sederhana dengan tutorial sehingga tiap peserta bisa langsung menerapkan pelatihan yang diikuti.

Rabu, 16 Januari 2008

Meeting lagi meeting lagi

Capek banget..
2 hari ni kerjaannya meeting mulu malah dah seminggu akhir kalee....
meeting ma SDM untuk kelanjutan OJT kami
Meeting ma direktoratkoe buat renja 2008
hari ni ditambah meeting dengan PLT baru untuk koordinasi
fuih hari-hariku diisi degan brainstorming..
mgu depan kayaknya kegiatan dah mulai penuh nih en waktunya untuk bekerja secara nyata
doakan kami teman...semoga tercapai semua cita
amien

Senin, 14 Januari 2008

Resolusi 2008

Agak telat kali yah dah tengah bulan gini ngomongin resolusi tahunan..
Gpp deh .. gmn lagi emang baru inget buat nulis kemaren2 sih diawang-awang aja..
pastinya :
1. Meningkatkan kualitas keimanan aku
2. Membahagiakan orang tua
3. Peduli sesama dan lingkungan
4. Bekerja seoptimal mungkin di Litbang CEC ini
5. Menanbung tuk masa depan
6. Memelihara hubungan dan meningkatkan kualitas dengan orang terdekat saat ini
7. Memelihara hubungan pertemanan lebih baik lagi
8. Meningkatkan kualitas diri (kemampuan bahasa, kemampuan teknis, dsb)
Masih abstrak mungkin poin-poin taktis resolusiku akan aku bahas dipertemuan selanjutnya
Terima kasih

Sample and quantitative research

Akhirnya selesai juga pelatihan yang aku ikuti hari ni mulai jam 9-12 by dosen Management UI bapak Bambang Wiharto...jadi malu anak statistik belajar metodologi riset yang notabene jadi menu sehari-hari pas kuliah dulu..

Belajar lagi tentang qualitative and quantitative research, teknik sampling, skala pengukuran, uji validitas dan reliabilitas ampe segala tetek bengek distribusi..

Fuih jadi terpacu buat belajar statistik en membuka-buka buku lamaku nih..

Mungkin emang jalanku tuk jelajahi statistik lagi setelah 2 yahun lebih kutinggalkan...
Litbang..
Mau gak mau mesti bisa meneliti, mau gak mau mesti bisa menganalisis data, mau ga mau mesti bisa software, dan masih banyak lagi

Mulai browsing meodologi statistik deh..

Met ketemu lagi

Kembali bekerja....

Setelah liburan 4 hari waktunya kembali lagi bekerja "I LIKE MONDAY"
Hari pertama liburan..jalan2 seputaran kuningan aja ke carrefour, ambrasador
hari kedua lari pagi ke monas...lumayan cuci mata
hari ketiga bersih-bersih kosan
ke kempat...janjian ma temen lama di pandaan di atrium senen
banyak banget tyt temen2ku mencari sesuap nasi di jakarta
oh jakarta daya pikatmu begitu menggoda

...kerja lagi mesti semangat....

Selasa, 18 Desember 2007

Liburan lagi nih

Gak kerasa yah liburan lagi nih....
cuma bedanya kali ini ga mudik kaya lebaran idul fitri kemaren sekarang ku stay on Jakarta.....
Gimana lagi nasib kaum urban yang mesti bener-bener melakukan financial planning biar nantinya ga tersesat di jagad raya ini cie...
yang penting makna lebaran gak hilang...telp orangtua dikampung, tyain kabar sanak saudara & teman dan berkurbanlah bila udah mampu...
sedih sih ga bisa ngumpul ma keluarga, ga bisa makan sate kambing bareng, ga bisa ketemu tetangga-tetangga kecilku yang pasti berbaris saat aku datang sambil menunggu oleh-oleh dari Jakarta..Geli kalo diingat tingkah polah lucu dan caper mereka tapi luar biasa kebahagiaan hati ini saat melihat senyum di wajah mereka...
Semoga liburan idul adha membawa berkah tersendiri buatku, meski jauh di ibukota, jauh dari sanak saudara dan kampung halaman
Asal satu hal tak terlupa makna idul adha dan berbagi untuk sesama tetap terpatri di dada ini...
Semoga Allah SWT mengampuni dosa - dosaku...Amien

Kamis, 06 Desember 2007

Senam....

Hari ni JUm'at Waktunya aerobic..
Datang rada telat tapi gpp langsung baris aja en hip hop berkumandang
asik banget nih hari.......udah lagi ga ada kerjaan, cos ngu nasib penempatan tar sore en bsa dipastiin seharian ngenet doank...hiihiihi

Senam pagi ini oce punya instruktur yang sexy2 lumayan bikin peserta semangat!!!
apalagi dengan gerakan hip-hopnya deuh jadi semangat en kerinagt bener2 keluar

Jam stgh sembilan kelar ku langsung bersih2 badan,bersih-bersih muka ama ganti baju pengennya sih mandi but....antrinya bok jadi kuputusin stgh mandi azaaaaaaa

dan setelah seger plus dandan cantik ngadep kom lagi deh meski rada bingung mau ngapain berhubung temen-temen banyak jadi asik2 aja tuh sambil deg-degan ngu penempatan tar sore
nasib yang bakal dirasain banyak temen2 di program management trainee.......

Rabu, 05 Desember 2007

Biaya Hidup Jakarta

Busyet Dah Gilee Bener...
Mungkin itu yang pertama kali terlontar saat tau kondisi Jakarta untuk anak daerah seperti aku
apa aja yang bikin pusying please talk...
1. Biaya hidup
2. Macet
3. Banjir
4. Polusi
Nah cuma 4 poin sih tapi bener2 deh bisa bikin orang sedeng...
Tapi setelah 4 bulanan di Jakarta kumulai bisa mengatur ritme hidupku yang sampai saat ini masih lajang hehehehe..
Gajiku saat ini di Jakarta 3,4-an.
1. Makan 25rb/hari = 750000
2. Kos = 700rb/bulan dikuningan (deket kantor jadi jalan kaki doang en non AC)
3. Belanja bulanan = 300rb (mulai sabun, odol, kosmetik, makanan, susu, dll)
4. Pulsa = 150rb (rada ngirit telp plg byk buat keluarga en sms seperlunya aza)
5. Kredit motor = 400rb (dipaksa biar ada yang dibanggain hehehehehe)
6. Nabung = 500rb (dijadiin salah satu pos pengeluaran biar gak kelupaan)
7. Transport = 100rb (kali aja pas weekend jalan2)
8. Lain-lain = 500rb (buat kondangan, beli baju, cari pernik lucu, dll)
Nah kalo ditotal tuh 3,4jt kan
Teori sih kaya diatas cuman kenyataannya kadang tepat meleset juga sering minimal mesti perhitungan klo berani hidup di Jakarta ga kepikiran deh untuk macem2 (emang ga cukup kalee hehehehehehe)